Mengenal Langkah Pemeriksaan Klinis Secara Visual untuk Mendeteksi Karies Gigi

dokter gigi depok

Mengenal Langkah Pemeriksaan Klinis Secara Visual untuk Mendeteksi Karies Gigi

Global Estetik – Karies gigi merupakan sebuah penyakit infeksi yang bisa merusak struktur gigi, sehingga membuat gigi menjadi berlubang. Lubang yang muncul pada gigi tersebut juga disebabkan oleh beberapa jenis bakteri mulai dari bakteri penghasil asam yang bisa merusak gigi karena adanya reaksi fermentasi karbohidrat termasuk fruktosa, sukrosa serta glukosa.

Untuk itulah karies tidak bisa dianggap remeh, karena bila dibiarkan akan semakin parah dan bisa menjalar hinga bagian saraf gigi. Sebelum terjadinya karies, sebaiknya segera lakukan upaya pemeriksaan klinis secara visual untuk mendeteksi apakah terdapat karies atau tidak pada gigi anda.

Pemeriksaan karies gigi secara visual-Global Estetik
Pemeriksaan karies gigi secara visual-Global Estetik

Mendiagnosis apakah terjadi karies gigi atau tidak pada gigi anda, maka pihak dokter gigi biasanya akan melakukan serangkaian pemeriksaan. Terdapat beberapa jenis pemeriksaan yang biasanya dilakukan oleh dokter gigi salah satunya adalah pemeriksaan klinis secara visual. Untuk menambah wawasan anda, berikut ini akan dijelaskan langkah pemeriksaan klinik secara visual untuk mendeteksi karies pada gigi.

  1. Karies di Permukaan Halus
    Untuk mendiagnosis karies, maka dokter akan melakukan sondasi. Saat sonde menyangkut di pit serta flesure, maka kemungkinan sudah mulai terjadi lesi. Bila sudah ditemukan lesi berwarna putih maupun coklat di permukaan yang halus maka bisa dipastikan sudah mulai terjadi karies pada gigi anda.
  2. Karies di Permukaan Aproksimal
    Untuk karies aproksimal mencakup daerah serviks sampai pada bagian kontak. Namun, pemeriksaan secara visual memang sulit dilakukan sebab posisi gigi yang berdekatan, sehingga membuat bagian gigi tersebut cenderung tertutup. Untuk itulah pemeriksaan ini bisa menggunakan probe briault, tetapi membutuhkan penekanan yang keras agar terbentuk kavitas yang lebih lebar. Pemeriksaan probing ini harus dilakukan pada gigi yang benar-benar bersih, sehingga lesi karies bisa terlihat.
  3. Karies Sekunder
    Karies jenis ini ditandai dengan munculnya disklorosasi di bagian tepi tumpatan, sehingga muncul perubahan warna yang diakibatkan oleh korosi pantulan cahaya amalgan melalui email yang transparan. Adanya perubahan warna pada sekitar tumpatan bisa menunjukkan proses terjadinya demineralisasi pada gigi.

Demikianlah penjelasan mengenai langkah pemeriksaan karies gigi secara visual yang bisa menambah wawasan anda. Melalui informasi di atas, kini anda bisa mengetahui salah satu langkah pemeriksaan untuk mendiagnosa karies pada gigi, sehingga anda tak perlu takut bila ingin mengetahui apakah gigi anda mengalami karies gigi atau tidak.

Leave comment

081 114 0832

Call Center

cs@globalestetik.com

Kirimkan Email

Buka Praktek

Setiap Hari 09:00 - 20:00

Reservasi Online

Mudah & Cepat