LUKA DIABETES 

LUKA DIABETES 

Penyakit diabetes yang dikenal masyarakat secara umum dengan penyakit gula dan kencing manis. Masyarakat juga mengenal istilah luka diabetes kering dan luka diabetes basah, istilah ini tidak berhubungan dengan jenis diabetes (diabetes tipe 1 dan 2), melainkan merupakan istilah tak resmi yang merujuk pada kondisi luka yang dialami oleh penderita diabetes itu sendiri.

Beberapa gejala diabetes kadang ditunjukkan dari luka yang sulit sembuh, gejala luka basah biasanya disertai nanah disebutnya dengan luka diabetes basah. Sementara, luka diabetes kering ditandai dengan luka yang tak berair. Luka basah merupakan kondisi lebih lanjut dari diabetes kering. Ini bisa terjadi karena luka kering tidak segera diobati dengan tepat atau kadar gula darah tetap tinggi sehingga menghambat proses penyembuhan pada luka.

Munculnya nanah merupakan gejala khas dari luka diabetes basah, dengan munculnya nanah menandakan luka yang awalnya kering kini telah terinfeksi oleh bakteri. Selain itu, pada luka basah biasanya proses penyembuhannya jauh lebih lama dibanding luka kering. beberapa kasus diabetes, infeksi luka yang basah dapat menyebar luas ke area lain sehingga harus segera dilakukan tindakan amputasi.

Hal-hal yang dapat menyebabkan luka diabetes sulit sembuh, baik itu luka diabetes basah maupun luka diabetes kering:

1.     Kadar gula darah tinggi pada penderita diabetes sehingga peredaran darah terganggu dapat menyebabkan pembuluh darah arteri semakin lama mengeras dan menyempit. Hal ini yang menyebabkan aliran darah dari jantung menuju seluruh tubuh jadi terhambat. Penyempitan arteri akhirnya menghambat suplai darah yang kaya oksigen dan nutrisi. Padahal, oksigen dan nutrisi sangat penting dalam proses penyembuhan luka. Itu sebabnya, tubuh orang diabetes pun kesulitan memperbaiki kerusakannya dengan cepat.

2.     Imun tubuh lemah, luka pada tubuh penderita diabetes yang susah sembuh karena daya tahan tubuh cenderung melemah, dengan begitu dapat meningkatkan risiko infeksi pada luka yang tetap terbuka dan basah. Luka menjadi tidak semakin sembuh dan bahkan menjadi tambah parah.

Luka diabetes bisa sembuh walaupun memiliki masa penyembuhan yang lebih lama dibandingkan dengan luka pada orang sehat. Jika luka tidak dilakukan dengan penangan yang tepat, maka luka diabetes dapat terus menyebar dan meningkatkan risiko amputasi. Penyebab lamanya penyembuhan luka diabetes adalah kadar gula darah yang terlalu tinggi. Hal ini dapat merusak sistem saraf dan menurunkan sistem imunitas tubuh, yang menyebabkan sirkulasi darah memburuk, sehingga menghambat proses perbaikan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan.

Pada luka diabetes berdarah yang terbuka, basah, dan susah disembuhkan bahkan tidak kunjung sembuh menyebabkan penderita diabetes lebih rentan terserang infeksi jamur dan bakteri, serta gangrene.

Cara merawat luka Diabetes

Penderita diabetes dapat menghindari amputasi yang merupakan risiko dari penyembuhan luka diabetes yang lambat dan tidak ditangani dengan benar. Trik-trik berikut dapat dilakukan untuk merawat luka diabetes:

luka diabetes bogor

luka diabetes bogor

  1. Membersihkan luka setiap hari,
Luka diabetes berdarah– Ini merupakan langkah awal yang harus dilakukan untuk merawat luka diabetes dengan membersihkan luka setiap hari. Dengan cara gunakan air mengalir dan sabun, lalu keringkan dan oleskan salep antibiotik yang direkomendasikan oleh dokter. Hindari merendam bagian tubuh yang terluka karena dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi. Jika luka diabetes disertai sensasi rasa terbakar, geli, mati rasa, pembengkakan hinggarasa sakit yang terus menerus segera hubungi dokter.
  1. Mengurangi tekanan pada luka

Luka diabetes bisa sembuh– Harap hindari memberikan tekanan pada daerah luka, seperti dengan tidak mengenakan pakaian ketat. Berkurangnya tekanan memungkinkan luka diabetes tidak bertambah parah dan lebih cepat sembuhnya. luka yang terdapat di telapak kaki, sebaiknya gunakan sepatu yang dirancang untuk penderita diabetes atau penyangga kaki agar tidak memperberat kerusakan akibat luka diabetes.

  1. Gunakan perban untuk menutup luka

Luka diabetes basah– Banyak anggapan luka harus tetap dibiarkan terbuka, namun para ahli meyakini bahwa luka diabetes harus ditutup dengan perban untuk mencegah risiko terjadinya infeksi dan mempercepat penyembuhan.Namun, pastikan anda memilih perban yang sesuai dan direkomendasikan oleh dokter.

  1. Kadar gula darah terkontrol baik

Luka diabetes bisa sembuh- Tidak terkendalinya Kadar gula darah akan mempersulit proses penyembuhan luka diabetes. Oleh sebab itu pentingnya untuk terus mengontrol kadar gula darah dengan menjalani gaya hidup yang baik dengan mengatur pola makan sehat, olahraga, mengonsumsi obat antidiabetes, hingga memberi suntikan insulin jika diperlukan. Anda wajib berkonsultasi ke dokter lebih lanjut untuk mengontrol kadar gula darah.

  1. Awasi tanda-tanda infeksi

Luka diabetes bisa sembuh– infeksi pada luka diebetes dapat berupa gejala munculnya rasa sakit, kemerahan, pembengkakan, atau terasa hangat di sekitar luka. Selain gejala tersebut, infeksi juga bisa ditandai dengan luka yang berair, bernanah, disertai bau tidak sedap. Jika anda mengalami infeksi, pastikan untuk membersihkan luka, menghilangkan jaringan kulit yang mati atau rusak, mengonsumsi obat antibiotik, serta mengoleskan salep antibiotik yang telah diresepkan oleh dokter.

  1. Asupan nutrisi harian tercukupi

Luka diabetes bisa sembuh– Proses penyembuhan luka diabetes dapat dipercepat dengan memperhatikan asupan nutrisi harian yang anda konsumsi. Nutrisi penting yang harus dipenuhi sehari-sehari untuk merawat luka diabetes salah satunya adalah protein. Protein diketahui dapat membantu memperbaiki jaringan kulit dan jaringan tubuh lainnya yang mengalami kerusakan. Selain sumber protein, kebutuhan kalori, lemak, serat, vitamin dan mineral, seperti zinc  dan vitamin C, juga harus tercukupi agar mempercepat penyembuhan luka.

  1. Hubungi Dokter

Luka diabetes basah– luka pada diabetes yang disertai rasa terbakar, geli, mati rasa, pembengkakan, hingga rasa sakit yang terjadi secara terus menerus, segera hubungi dokter. Dokter akan memberi saran bagaimana cara terbaik untuk merawat luka diabetes. Semakin luka itu cepat ditangani, semakin kecil pula risiko terjadinya komplikasi ataupu amputasi.

luka diabetes

luka diabetes

Cara mencegah munculnya luka diabetes baru

Tips yang perlu anda coba terapkan untuk mencegah munculnya luka baru akibat penyakit diabetes berikut ini:

1.     Potong kuku dengan hati-hati

Luka diabetes bisa sembuh– berhati-hatilah dalam memotong kuku untuk menghindari luka pada kaki. Pastikan gunting kuku yang Anda gunakan tajam dan potonglah kuku secara lurus. Anda juga bisa meminta bantuan orang lain jika mengalami kesulitan dalam memotong kuku.

  1. Periksa kaki secara rutin

Luka diabetes basah– Selalu periksa kondisi kaki anda setiap harinya, apakah ada yang lecet, luka, kemerahan, mati rasa, atau bengkak. Jika anda merasa kesulitan gunakan cermin untuk melihat bagian bawah kaki. Jadikan kebiasaan juga untuk mencuci kaki dan segera keringkan agar kaki selalu dalam keadaan selalu bersih.

  1. Gunakan alas kaki yg sesuai

Luka diabetes berdarah– Untuk mencegah munculnya luka diabetes pada kaki, selalu gunakan alas kaki ketika berada di dalam ataupun di luar ruangan. Caranya pilih sol atau alas kaki yang nyaman dan memiliki bantalan untuk tumit. Hindari menggunakan alas kaki yang terlalu ketat dan keras, karena dapat membuat kaki Anda terluka.

  1. Berhenti untuk merokok

Luka diabetes bisa sembuh– Diabetesi (sebutan bagi penderita diabetes) disarankan untuk berhenti merokok, karena rokok dapat menyebabkan terhambatnya sirkulasi darah dan mengurangi jumlah oksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya luka diabetes yang akan bertambah parah dan proses penyembuhannya pun menjadi lebih lambat bahkan tidak kunjung sembuh.

Selalu rutin periksa ke dokter untuk mengantisipasi adanya kerusakan saraf, sirkulasi darah yang buruk, atau luka yang terinfeksi, serta agar anda mendapatkan penanganan yang lebih cepat dan tepat.

Untuk Perawatan Luka Diabetes kakak bisa datang ke:

Global Estetik Plus Cabang Bogor di

Jl.KS Tubun No.19

Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara,

Kota Bogor. 16151 (Persis di seberang Pintu Keluar Informa Bogor)

Telpon Klinik: 0857-7145-2584

https://wa.me/6285771452584

Buka senin s/d minggu jam 09.00 – 20.00

Untuk Cek Daftar Harga, Harga Promo dan Reservasi Cabang yg di pilih, Silahkan Klik Link di bawah ini, tks

https://linktr.ee/globalestetik

Kota Bogor – https://globalestetik.com/kota-bogor/

 

 

Penulis oleh Drg. Arnof