Global Estetik – Hampir 30 juta orang diperkiran hidup dengan diabetes tipe 2 dan mungkin terkejut mengetahui kesulitan lain yang tidak diinginkan dari penyakin ini: masalah gigi, tepatnya penyakit gusi. Penderita diabetes berisiko lebih tinggi terhadap penyakit gusi serius, atau yang dikenal sebagai periodontitis, karena mereka umumnya lebih rentan terhadap infeksi bakteri, dan memiliki kemampuan yang menurun untuk melawan bakteri yang menyerang gusi.

Di sisi lain, penyakit gusi yang serius mungkin memiliki potensi untuk mempengaruhi kontrol glukosa darah dan berkontribusi terhadap perkembangan diabetes. Terlalu banyak glukosa atau gula dalam darah Anda dari diabetes dapat menyebabkan rasa sakit, infeksi, dan masalah lain pada gigi dan gusi Anda karena ia membantu memungkinkan bakteri berbahaya untuk tumbuh dalam air liur Anda. Bakteri ini bergabung dengan makanan untuk membentuk plak, sebuah film yang lengket dan lembut yang menyebabkan kerusakan gigi atau gigi berlubang.

dokter gigi jakarta

melaniemcgrice.com.au

Jika Anda memiliki gula darah yang tidak terkontrol, Anda lebih mungkin terserang penyakit gusi daripada seseorang yang tidak menderita diabetes. Komplikasi gigi lainnya yang berhubungan dengan diabetes yang tidak terkontrol termasuk sariawan, jamur mulut, dan mulut kering, yang dapat menyebabkan luka. Jika Anda telah didiagnosis menderita diabetes, semakin serig Anda mengontrol glukosa darah Anda, semakin rendah risiko Anda untuk terkena periodontitis.

Baca Juga :  Operasi Pencabutan Gigi Geraham Bungsu [Bagian Ketiga]
5 Cara Sederhana untuk Mencegah Penyakit Gusi Terkait Diabetes

Tentu ada tips untuk mempermudah menceegah masalah ini dan membantu mencegah permasalahan yang lebih besar. Berikut beberapa tips kesehatan gigi:

  • Sikat gigi Anda setidaknya dua kali sehari.
  • Floss sekali sehari, gunakan floss ke arah gigi dan bukan gusi Anda.
  • Periksa area di mana gusi Anda berwarna merah atau sakit.
  • Temui dokter gigi Anda segera jika Anda memiliki masalah.
Baca Juga :  Paket Informasi Ringkas tentang Ortodontik Anak

Jika Anda memiliki perawatan gigi, pastikan untuk mengingatkan ahli kesehatan dan dokter gigi bahwa Anda menderita diabetes. Banyak perawatan gigi dapat memengaruhi gula darah Anda. Dokter gigi Anda mungkin akan memutuskan untuk menunda beberapa prosedur – termasuk operasi gigi – jika kadar glukosa darah Anda lebih tinggi dari kisaran target Anda karena tingginya level glukosa dapat meningkatkan risiko terkena infeksi serius setelah operasi.