Global Estetik – Salah satu gejala diabetes yang paling umum adalah mulut kering, atau xerostomia. Mulut kering merupakan gejala umum pada diabetes tipe 1 dan tipe 2. Tidak semua penderita diabetes akan mengalaminya. Anda juga bisa memiliki maslah dengan mulut kering jika anda tidak menderita diabetes. Jika anda memiliki mulut kering dan menduga anda mungkin menderita diabetes, segara jadwalkan pertemuan dengan dokter pilihan anda.

Tanda-Tanda

Mulut kering terjadi karena berkurangnya jumlah air liur di mulut anda. Gejala mulut kering meliputi:

  • Lidah kasar dan kering
  • Kurangnya kelembaban di mulut
  • Sering sakit di bagian mulut
  • Bibir pecah-pecah
  • Luka di mulut
  • Infeksi di rongga mulut
  • Kesulitan menelan, berbicara, atau mengunyah
Penyebab

Siapapun bisa bermasalah dengan mulut kering, tapi ini adalah gejala umum diabetes tipe 1 dan tipe 2. Alasan pastinya tidak diketahui, namun kadar gula darah tinggi bisa menyebabkan mulut kering pada penderita diabetes. Beberapa obat yang digunakan untuk mengobati diabetes juga bisa menyebabkan mulut kering. Penyebab lain dari mulut kering meliputi:

  • Dehidrasi
  • Dialisis ginjal
  • Bernapas melalui mulut
Baca Juga :  Semua yang Perlu Diketahui tentang Kesehatan Gigi dan Mulut selama Bulan Ramadhan

Sebenarnya, Mulut kering tidak dipahami dengan baik karena belum banyak penelitian yang mengangkat topik tersebut. Hanya ada satu penelitian meta-analisis yang ditinjau dari tahun 1992 sampai 2013, namun para peneliti tidak dapat menentukan penyebab pasti untuk mulut kering dari hasil penelitian tersebut.

Komplikasi

Mulut kering yang tidak diobati dapat menyebabkan masalah kesehatan mulut. Air liur memecah karbohidrat dan mengandung sel yang dapat membantu melawan patogen yang dapat menyebabkan infeksi. Bila Anda memiliki lebih sedikit air liur, glukosa dan kuman dapat terbentuk di mulut. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan plak, yang dapat menyebabkan munculnya rongga. Mulut kering yang tidak terkelola dapat menyebabkan komplikasi berikut dari waktu ke waktu:

  1. gingivitis, atau radang, gusi teriritasi karena adanya bakteri
  2. periodontitis, atau radang di sekitar jaringan yang mengelilingi gigi
  3. sariawan atau kandidiasis, yang merupakan pertumbuhan kelebihan jamur di mulut
  4. Bau mulut yang terus berlanjut setelah menyikat gigi dan membersihkan gigi secara berlebihan
Baca Juga :  Bleaching Gigi Bandung

Pada beberapa kasus yang parah, kelenjar ludah bisa terinfeksi. Mulut kering juga bisa menyebabkan masalah pada tidur dan mempengaruhi selera makan anda.

Pencegahan

Banyak metode mengobati mulut kering juga merupakan metode untuk mencegahnya. Ikuti tip berikut untuk mencegah mulut kering:

  1. Hindari makanan pedas dan asin, terutama jika menyebabkan masalah di mulut.
  2. Gunakan humidifier di rumah. Peningkatan kelembaban di udara bisa membantu meringankan mulut kering.
  3. Hindari kafein, tembakau, dan minuman yang mengandung alkohol. Ini bisa membuat mulut kering semakin parah.
  4. Minum delapan sampai 10 gelas air putih per hari. Tetap terhidrasi bisa mengurangi risiko mulut kering.
  5. Pergilah ke dokter gigi pilhan anda dua kali per tahun untuk membersihkan gigi secara teratur.