Dampak Rokok dan Diabetes pada Kesehatan Gigi dan Mulut – Part 1

klinik gigi depok bahaya rokok untuk pengguna behel mengapa rokok berbahaya bagi mulut

Dampak Rokok dan Diabetes pada Kesehatan Gigi dan Mulut – Part 1

Global Estetik – Penyakit gusi dapat datang dengan dua bentuk. Gingivitis adalah bentuk superfisial yang melibatkan perdarahan dan radang gusi sebagai respons terhadap keberadaan bakteri yang disebut plak. Gingivitis kemudian dapat berkembang menjadi periodontitis yang melibatkan tulang di sekitar gigi. Masalah ini berarti bahwa gigi secara bertahap akan kehilangan dukungan dan menjadi longgar, sampai akhirnya tanggal.

Siapa yang lebih rentan terhadap periodontitis?

Tidak semua orang menderita periodontitis, karena kita memiliki sistem kekebalan tubuh yang melindungi kita dari bakteri. Ada satu sel khusus dalam sistem kekebalan yang memainkan peran vital, yang disebut neutrophil. Individu yang neutrofilnya tidak bekerja dengan baik, maka akan sulit untuk mempertahankan diri dengan baik terhadap bakteri plak, sehingga akan sangat rentan terhadap tulang di sekitar gigi dan juga gigi mereka untuk kemudian tanggal.

dokter gigi jakartaHingga saat ini belum diketahui mengapa neutrofil tidak bekerja dengan baik pada gusi pada beberapa orang, tetapi hal itu dapat terjadi pada siapa saja karena alasan yang tidak diketahui. Apa yang kita ketahui adalah hal ini sering terjadi pada perokok dan pasien dengan masalah diabetes.

Perokok dan penderita diabetes tidak hanya akan sulit mengatasi tingkat plak yang sama pada gigi dan gusi mereka namun juga akan terjebak pada potensi masalah lain kedepannya. Oleh karena itu sangat penting untuk menghilangkan bakteri plak dengan cara yang jauh lebih efisien ketimbang orang lain yang pada akhirnya akan memberikan bantuan bagi sistem kekebalan yang telah melemah ini untuk melalukan pekerjaan yang lebih mudah.

Dengan cara yang sama bahwa penderita diabetes tidak dapat mengatasi gula, mereka juga tidak dapat mengatasi plak. Orang lain mungkin akan bertahan dengan baik jika memiliki plak di mulut mereka sesuai dengan tingkat menyikat gigi yang mereka lakukan selama sistem kekebalan tubuh melakukan tugasnya dengan benar. Namun pada penderita diabetes, plak harus dijaga agar selalu berada di level minimum.

Hal inilah yang membuat para pasien diabetes harus melakukan perawatan rutin setidaknya pada tiga hingga empat bulan sekali untuk meminimalisir potensi masalah yang ada. Hal yang sama juga berlaku pada pasien perokok yang juga harus mengakomodir perjalanan yang lebih rutin ke klinik gigi.

Leave comment

081 114 0832

Call Center

cs@globalestetik.com

Kirimkan Email

Buka Praktek

Setiap Hari 09:00 - 20:00

Reservasi Online

Mudah & Cepat