Cara Memasang Gigi Kelinci Bogor

Cara memasang gigi kelinci bogor

Cara memasang gigi kelinci bogor

 

Cara Memasang Gigi Kelinci Bogor

Cara memasang gigi kelinci bogor – Gigi kelinci merupakan bentuk gigi yang sesuai dengan namanya yaitu gigi yang bentuknya seperti gigi kelinci. Kelinci merupakan hewan yang memiliki dua gigi pada bagian depan yang berbentuk panjang dan besar. Bentuk ini jika dipasangkan pada gigi manusia akan terlihat unik. Dalam dunia medisnya gigi kelinci ini biasa disebut dengan bunny teeth. Bunny teeth ini dalam dunia medis terutama pada gigi telah masuk menjadi trend kecantikan. Bentuk gigi yang satu ini yaitu bentuk gigi kelinci ini telah menjadi trend kecantikan yang banyak diminati, tak heran beberapa dari mereka rela mengubah bentuk giginya yang sudah rapih untuk dirubah menjadi gigi kelinci agar semakin bagus. Gigi kelinci ini bukan hanya semata-mata sebagai trend kecantikan namun sebelumnya gigi kelinci ini juga merupakan bentuk gigi yang unik atau dalam dunia medis hal ini disebut dengan kondisi makrodontis. Gigi kelinci dapat terjadi pada siapapun yang biasanya hal ini terjadi karena adanya faktor genetik atau faktor keturunan. Bagi mereka yang memiliki gigi berbentuk kelinci dari adanya faktor genetik pada kondisi tersebut biasanya dinamakan dengan kondisi makrodontis. Kondisi makrodontis ini bukanlah sebuah kondisi berbahaya atau bahkan merupakan bentuk kelainan namun kondisi makrodontis ini merupakan kondisi dimana seseorang memiliki bentuk gigi yang unik seperti bentuk gigi kelinci yang bentuknya sangat mirip dengan gigi kelinci.

Cara memasang gigi kelinci bogor – Sebelum bunny teeth hadir sebagai trend kecantikan yang banyak diminati bagi mereka yang memiliki bentuk gigi kelinci asli merasa bahwa bentuk gigi mereka sangat aneh bahkan tak jarang bentuk gigi tersebut berpengaruh pada tingkat kepercayaan diri mereka yang merasa tidak percaya diri pada bentuk gigi mereka, mereka merasa bentuk gigi mereka sangat jelek dan terlihat aneh. Namun setelah bunny teeth hadir sebagai trend kecantikan yang banyak sekali diminati menjadikan mereka yang memiliki gigi kelinci asli merasa lebih percaya diri bahkan tak jarang mereka lebih percaya diri untuk menunjukan kondisi gigi mereka yang alami tersebut tanpa harus bersusah payah membuatnya untuk mengikuti trend kecantikan yang ada. Buny teeth telah menjadi trend kecantikan yang banyak di inginkan biasanya mereka melakukan veneer gigi untuk membuat gigi kelinci tersebut. Pembuatan gigi kelinci dengan menggunakan veneer gigi memiliki dua metode yang berbeda dan juga proses pemasangannya yang berbeda juga.

Metode dan cara pasang gigi kelinci

Lalu bagaimanakah proses pemasangan gigi kelinci dengan menggunakan dua metode tersebut? berikut ini akan dijelaskan bagaimana cara pemasangan gigi kelinci buatan dengan menggunakan veneer gigi yang menggunkan dua metode yang berbeda yaitu sebagai berikut ini :

  • Metode Direct Veneer.

Pada metode direct veneer ini pemasangan gigi kelinci dilakukan secara langsung pada pasien. Metode yang satu menggunakan bahan dasar resin komposit. Proses pemasangannya yaitu dengan membentuk terlebih dahulu bahan resin komposit yang akan digunakan yang dibentuk menjadi bentuk dua gigi bagian depan yang lebih panjang dari gigi yang berada disebelahnya. Setelah dibentuk selanjutnya bentuk yang sudah dibuat dari bahan resin komposit tersebut lalu dikeraskan dengan menggunakan sinar laser. Setelah dilakukan sinar laser untuk mengeraskan bahan resin komposit tersebut yang telah dibentuk selanjutnya resin tersebut dipoles untuk lebih mendapatkan bentuk yang detail dan juga sempurna. Setelah dipoles lalu selanjutnya dilakukan pemasangan pada dua gigi yang berada dibagian depan yang berada pada rahang atas.

  • Metode Indirect Veneer.

Pada metode indirect veneer ini tentunya berbeda dengan metode yang sudah dijelaskan tadi yaitu metode direct veneer yang dapat dilakukan pemasangan secara langsung. Pada metode indirect veneer ini tidak dapat dilakukan pemasangan secara langsung, prosesnya terlebih dahulu dengan mencetak dahulu dilaboratorium untuk dilakukan pencetakan bentuk gigi kelinci yang diinginkan, pencetakan yang dilakukan inilah yang membuat venee gigi tidak dapat dipasangkan langsung namun menunggu beberapa hari sampai cetakan yang dibuat selesai, untuk itu sembari menunggu cetakan tersebut selesai biasanya dokter akan memasangkan veneer gigi sementara sampai cetakan yang telah dibuat selesai. Nantinya jik cetakan veneer gigi sudah selesai dibuat pasein akan kembali untuk mengunjungi dokter gigi untuk selanjutnya melakukan pemasangan gigi kelinci. Pada metode indirect veneer bahan yang digunakan yaitu porcelain. Biasanya dengan pemasangan menggunakan metode indirect veneer memerlukan waktu 1 sampai dengan 2 minggu.

Mengenal Veneer Gigi Kelinci- Itulah dua metode yang dapat menjadi pilihan untuk melakukan pemasangan gigi kelinci dengan menggunakan veneer gigi. Namun perlu digaris  bawahi bahwa pemasangan gigi kelinci denga menggunakan veneer gigi hasilnya yang diperoleh berbeda dengan gigi aslinya yaitu perbedaan ini terletas pada warna gigi yang ditimbulkan, pada gigi kelinci yang dibuat dengan veneer gigi akan terlihat lebih putih dari pada warna gigi aslinya tentunya hal ini berbeda dengan orang yang memiliki gigi kelinci karena faktor genetik yaitu secara alami yang tidak ada perbedaan warna gigi antara gigi yang berada disebelahnya. Dua metode tersebut memiliki perbedaan dari waktu dan juga bahan dasar yang digunakan yang tentunya juga berpengaruh pada ketahanan dan lainnya. Kedua metode tersebut dapat menjadi pilihan kamu jika ingin melakukan pemasangan gigi kelinci.

Cara memasang gigi kelinci bogor – Dari dua metode tersebut kalau dilihat dari efisiensi pengerjaanya lebih cepat dengan menggunakan metode direct veneer karena hasilnya akan dapat langsung dirasakan tanpa harus menunggu waktu lama pengerjaannya, namun jika dilihat dari kualitas yang didapatkan metode inderct lebih memiliki kualitas yang baik seperti bahan dasar yang digunakan lebih bagus dari pada bahan dasar pada metode direct veneer. Bahan porcelien merupakan bahan yang memiliki ketahanan yang lebih kuat dan bagus dibandingkan dengan resin komposit, meskipun waktu pengerjaan yang dibutuhkan dengan menggunakan metode indirect veneer sangatlah lama sehingga tidak dapat dilihat langsung hasilnya. Tetapi sejatinya kedua metode pemasangan gigi kelinci dengan menggunakan veneer tersebut sama-sama memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Gigi kelinci merupakan bentuk gigi yang unik yang akan mempengaruhi penampilan bagi yang memilikinya, gigi kelinci merupakan bentuk gigi yang sangat mengedepankan nilai estetikanya sehinga siapapun yang memilikinya akan merasa kepercayaan diri mereka naik. Namun pemasangan gigi kelinci ini tidak semua orang cocok dalam artian setiap orang memiliki bentuk wajah yang berbeda ada beberapa orang yang memasang gigi kelinci namun penampilan mereka malah menjadi aneh dan tidak cocok, namun bagi yang cocok penampilan merek akan berpengaruh menjadi lebih bagus. Untuk itu sebelum melakukan pemasangan gigi kelinci terlebih dahulu untuk berkonsultasi pada dokter gigi. Gigi kelinci semakin berkembangnya zaman dengan menjadikan bentuk gigi kelinci sebagai salah satu trend kecantikan yang banyak diminati menjadi kondisi bentuk gigi tersebut menjadi suatu kondisi yang menarik dan juga unik.

 

Global Estetik Cabang Bogor di

Jl.KS Tubun No.19

Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, 

Kota Bogor.16151,Sebelah Toko Herbal Nabawi (Persis diseberang Pintu Keluar Informa Bogor)

Telpon Klinik: 0857-7145-2584

https://wa.me/6285771452584

Buka senin s/d minggu jam 09.00 – 20.00 

Rute Google Maps

https://www.google.com/maps/dir//Jl.+K+S+Tubun+No.19,+RT.03%2FRW.02,+Cibuluh,+Kec.+Bogor+Utara,+Kota+Bogor,+Jawa+Barat+16151/@-6.5668256,106.8074394,17z/data=!4m8!4m7!1m0!1m5!1m1!1s0x2e69c4227acab565:0x6dc5a7b05f66cd66!2m2!1d106.8096281!2d-6.5668256

Untuk Cek Daftar Harga,Harga Promo dan Reservasi Cabang yg di pilih, Silahkan Klik Link di bawah ini, tks

https://linktr.ee/globalestetik

Kotak Bogor – https://globalestetik.com/kota-bogor/

 

Penulis oleh Drg. Arnof