Apa Setelah Perawatan Saluran Akar, Gigi Menjadi Tahan dari Masalah ?

dokter gigi depok

Apa Setelah Perawatan Saluran Akar, Gigi Menjadi Tahan dari Masalah ?

Global Estetik – Satu-satunya perbedaan antara gigi normal dan gigi yang dirawat dengan saluran akar adalah tidak adanya suplai saraf dan suplai darah ke gigi yang dirawat di saluran akar. Dan karenanya, tidak ada sensasi pada makanan panas dan dingin.

Namun, gigi yang telah menjalani perawatan saluran akar masih beresiko menjadi sarang pembentukan kerusakan gigi dan penyakit gusi, sama seperti gigi lainnya. Dan jika dibiarkan tanpa perawatan, salah satu dari kondisi ini pada akhirnya bisa menyebabkan rusak permanennya gigi.

Perawatan gigi- Global Estetik Dental Care
Perawatan gigi- Global Estetik Dental Care

Dokter gigi telah memperhatikan bahwa beberapa pasien berpikir bahwa karena ketika mahkota telah dipasang, struktur gigi asli yang sedikit atau tidak ada terlihat di atas garis gusi, tidak meiliki kemungkinan kerusakan. Mahkota terhubung ke gigi alami di bawahnya dan karena ini, pembusukan dapat terbentuk di sekitar tepi mahkota.

Dengan perawatan yang tepat, gigi yang dirawat dengan saluran akar bisa bertahan seumur hidup. Gigi yang dirawat dengan saluran akar cenderung mengering, menjadi rapuh dan bisa pecah. Dengan tambalan dan mahkota, gigi bisa terlindungi dari kerusakan tapi tetap tidak tahan terhadap kerusakan. Penyikatan dan flossing yang tepat bersamaan dengan pemeriksaan gigi reguler dapat membantu mencegah kerusakan dan juga masalah gusi.

Pembusukan gigi atau karies adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri tertentu. Tapi hanya memiliki bakteri yang ada di mulut anda tidak berarti anda akan mengalami pembusukan. Faktor lainnya harus ada. Apa faktor-faktor lainnya?

Faktor terpenting lainnya adalah gula. Saat anda menelan makanan dengan banyak gula sederhana (ini termasuk gula dan permen manis, tapi juga makanan dengan sukrosa dalam jumlah besar), bakteri mengkonsumsi gula tersebut. Setelah mengkonsumsi gula tersebut, mereka melepaskan asam. Asam itu terus menyerang bagian mineralisasi gigi dan melemahkannya. Seiring waktu, kulit enamel yang keras pada gigi dilarutkan yang mengarah ke kavitasi.

Proses pembusukan ini bisa terjadi pada permukaan gigi terlepas dari apakah gigi itu vital (gigi dengan saraf dan suplai darah) atau tidak vital (gigi yang tidak lagi memiliki akses nutrisi dan aliran darah). Oleh karena itu, praktik kebersihan mulut yang baik di rumah bersama dengan pemeriksaan gigi reguler wajib dilakukan untuk menjaga rongga mulut yang sehat.

Leave comment

081 114 0832

Call Center

cs@globalestetik.com

Kirimkan Email

Buka Praktek

Setiap Hari 09:00 - 20:00

Reservasi Online

Mudah & Cepat