Gigi Berlubang 101 [Bagian Pertama]

Global Estetik – Gigi berlubang, juga disebut kerusakan gigi, adalah lubang yang terbentuk di gigi anda. Lubang yang bermula kecil akan berangsur-angsur menjadi lebih besar saat tidak diobati. Karena banyak lubang biasanya tidak menyebabkan rasa sakit pada awalnya, sulit untuk menyadari bahwa gigi anda mengalami masalah. Pemeriksaan gigi secara teratur dapat mendeteksi kerusakan gigi lebih awal.

Gigi berlubang dan kerusakan gigi adalah beberapa masalah kesehatan paling umum di dunia. Siapapun yang memiliki gigi bisa diterjang oleh masalah gigi berlubang, termasuk bayi. Mengetahui bahwa anda memiliki lubang di gigi mungkin mengejutkan. Hal ini terutama berlaku jika anda berpikir telah memiliki rutinitas kebersihan mulut yang baik. Namun, bahkan jika dokter gigi telah menyampaikan berita ini kepada anda, ada beberapa cara untuk mengobati gigi berlubang dan mencegah pembentukan lubang baru baru.

Gejala Gigi Berlubang

Gejala akibat gigi berlubang bergantung pada beratnya pembusukan yang terjadi namun secara general bisa dikategorikan:

  • Meningkatnya sensitivitas gigi
  • sakit gigi
  • Lubang yang jelas terlihat di gigi
  • Munculnya noda hitam atau putih pada gigi

Apabila anda mengalami gejala-gejala ini baik satu atau beberapa gejala, ada baiknya langsung memeriksakan keadaan gigi anda di klinik dokter gigi pilihan anda.

Penyebab Timbulnya Gigi Berlubang

Gigi berlubang disebabkan oleh plak yang menumpuk, plak adalah zat lengket yang mengikat gigi. Plak adalah kombinasi dari:

  • Bakteri
  • Air liur
  • Zat asam
  • Partikel sisa makanan

Setiap orang memiliki bakteri di mulut mereka. Setelah makan atau minum makanan dengan gula, bakteri di mulut anda akan mengubah gula tersebut menjadi asam. Plak mulai terbentuk pada gigi anda segera setelah makan atau minum apapun yang manis. Inilah sebabnya mengapa menyikat gigi secara rutin sangat penting. Untuk mengetahui semuanya yang perlu anda ketahui tentang plak, kunjungi link artikel kami disini.

Plak menempel pada gigi anda, dan sifat asam dalam plak secara perlahan dapat mengikis email atau enamel gigi. Enamel adalah lapisan pelindung yang keras pada gigi anda yang melindungi dari kerusakan gigi. Seiring enamel gigi yang melemah, risiko kerusakan gigi akan meningkat.

Setiap orang beresiko memiliki gigi berlubang, tapi beberapa orang memiliki risiko lebih tinggi. Faktor penyebab penambahan risiko meliputi:

  • Terlalu banyak mengonsumsi makanan bergula
  • Terlalu sering mengonsimsi minuman dan makanan yang mengandung asam
  • Rutinitas kebersihan mulut yang buruk, seperti tidak menyikat gigi atau floss setiap hari
  • Tidak cukupnya asupan fluoride
  • Mulut kering
  • Gangguan makan, seperti anoreksia dan bulimia
  • Penyakit asam lambung, yang bisa menyebabkan asam lambung menggerus enamel gigi anda

Gigi Berlubang lebih sering berkembang di gigi bagian belakang, karena biasanya bagian ini adalah bagian yang terlewatkan saat menyikat gigi dan flossing. Gigi pada bagian ini juga memiliki alur dan bukaan yang bisa menjebak partikel makanan yang mempermudah bakteri untuk mengonversi partikel sisa makanan menjadi plak.

 

 

 

Bagikan Ke Teman:
Share:

Comments 1

Add Comment

Tinggalkan Balasan