Veneer Tidak Langsung – Porselen [Bagian Keempat] – Perawatan

Global Estetik – Perawatan menjadi salah satu kunci untuk menjaga hasil veneer bekerja secara sempurna, ada banyak hal yang dapat mengurangi keindahan senyum anda yang semakin sempurna dengan veneer porselen. Setelah penempatan veneer porselen, pasien harus berkomitmen untuk menjaga kebersihan mulut yang baik, kunjungan rutin ke dokter gigi, dan gaya hidup sehat pada umumnya. Ini membantu memastikan umur panjang bagi veneer, dan kesehatan mulut yang baik secara keseluruhan.

 

Mencegah Lubang

Dengan perawatan yang tepat, veneers mungkin dapat mencapai umur 20 tahun. Seiring dengan kunjungan rutin ke dokter gigi, penyikatan dan flossing rutin yang merupakan hal terpenting yang dapat dilakukan pasien untuk melindungi umur panjang veneer mereka. Meski porselen itu sendiri tidak mengalami pembusukan, bila struktur gigi yang mendasari rusak oleh gigi berlubang, proses ini bisa merusak veneer. Dalam banyak kasus, setelah rongga diperbaiki, gigi tidak lagi mampu mendukung veneer yang baru.

 

Menjaga Kesehatan Gusi

Perawatan mulut yang baik juga penting karena membantu mencegah penyakit gusi dan surutnya gusi, yang bisa membahayakan penampilan veneer. Karena veneer porselen berakhir pada garis gusi, jika jaringan ini mengendur, tepi veneer akan terlihat, dan seluruh proses restorasi mungkin perlu diulang kembali. Pasien harus rajin untuk sering menyikat gigi dan membersihkan menggunakan benang floss.

 

Hindari Tekanan Berlebihan

Kebiasaan seperti menggigit kuku, mengunyah es, dan menggunakan gigi untuk membuka paket sudah berbahaya bagi gigi, menyebabkan keretakan, patah, dan erosi gigi. Meski porselen cukup kuat, mereka tidak sekuat gigi alami, jadi kebiasaan ini malah lebih merugikan pasien dengan gigi yang telah melewati proses veneer. Mereka yang memiliki bruxism juga harus mengikuti proses pengobatan sebelum melakukan prosedur veneer gigi. Meskipun veneer yang disirat dengan lithium telah terbukti tahan lama bahkan untuk beberapa pasien yang suka mengeretakkan gigi mereka, perawatan kondisi ini dapat memperpanjang umur dan melindungi kondisi kesehatan pasien.

 

Menjaga Warna Alami Veneer

Karena porselen tidak berpori, veneer gigi jenis ini sangat tahan dari  noda. Namun, semen gigi yang menahannya di permukaan gigi masih dapat mengalami perubahan warna. Bila veneer telah terkena noda, ujung veneer bisa tampak menguning dan tidak alami. Untuk melindungi warna senyum, pasien dengan gigi yang menggunakan veneer porselen harus menghindari minuman seperti kopi, teh, wine, kecap, dan saus tomat. Merokok mungkin adalah penyebab paling terkenal untuk perubahan warna gigi dan harus dihindari.

 

Ketahanan

Rata-rata, veneers bertahan sekitar 10 tahun, dan karena porselen gigi bersifat lebih kuat dan lebih awet, umur mereka bisa meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Tentu saja, veneer seperti gigi asli, masih rentan terhadap kerusakan. Jika veneer rusak atau terlepas, pasien harus dengan hati-hati menyimpan veneer yang terlepas tersebut dan membawanya ke klinik dokter gigi sesegera mungkin untuk diperbaiki atau disambungkan kembali. Bila pilihan ini tidak memungkinkan, ada beberapa pilihan alternatif, termasuk mahkota gigi atau bonding gigi.

Bagikan Ke Teman:
Share:

Tinggalkan Balasan