Sejarah Awal Sikat Gigi

Global Estetik – Saat ini, sikat gigi manual dan elektrik hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran dan seluruhnya biasanya terbuat dari bahan plastik pada bagian pegangan dan berbahan bulu nilon untuk menjadi komponen pembersih utama. Banyaknya kemunculan model sikat gigi terbaru diantaranya yang memiliki pegangan yang lurus, siku, melengkung, dan berkontur dengan grip dan serta pada bagian pegangan yang menggunakan karet lembut agar mudah dipegang dan digunakan. Bulu sikat gigi biasanya berbahan sintetis dan memiliki tekstur yang sangat lembut, meski versi bulu lebih keras juga tersedia di pasaran. Model kepala dari sikat gigi berkisar dari yang sangat kecil untuk anak kecil hingga ukuran lebih besar untuk orang dewasa. Variasi bentuk kepala sikat gigi berkisar pada berbagai bentuk seperti persegi panjang, lonjong, dan hampir bulat.

Sikat gigi mulai dipergunakan dari tahun 3500-3000 SM ketika orang Babilonia dan orang Mesir membuat sikat dengan merobek hingga tipis ujung ranting. Pada makam orang Mesir kuno juga telah ditemukan tusuk gigi yang berada di samping pemiliknya. Sekitar 1600 SM, orang China mengembangkan “batang kunyah” yang terbuat dari ranting pohon aromatik untuk menyegarkan nafas.

Bangsa Cina diyakini sebagai bangsa pertama yang telah menemukan sikat gigi alami pertama dimana sikat gigi tersebut terbuat dari bulu dari leher babi pada abad ke-15, dengan bulu yang ditempel pada pegangan dengan bahan tulang atau bambu. Saat sikat gigi itu dibawa dari China ke Eropa, desain ini kemudian diadaptasi dan kemudian orang Eropa menggantinya dengan menggunakan bulu kuda karena dianggap lebih lembut dan disukai banyak orang Eropa. Variasiyang  lain juga hadir di Eropa dengan menggunakan bulu dari burung.

Sikat gigi pertama dari desain yang lebih modern dibuat oleh William Addis di Inggris sekitar tahun 1780 – pegangannya diukir dari tulang sapi dan bagian sikatnya masih terbuat dari bulu babi. Pada tahun 1844, sikat bulu 3 baris pertama dirancang. Bulu yang berasal dari binatang dan tumbuhan adalah satu-satunya sumber bulu untuk kepala sikat gigi sampai Du Pont menemukan nilon. Penemuan nilon memulai pengembangan sikat gigi yang benar-benar modern pada tahun 1938, dan pada tahun 1950-an nilon yang lembut mulai diproduksi dikarenakan tingginya peminat dari jenis bulu sikat gigi yang ini. Sikat gigi elektrik pertama juga berhasil dibuat pada tahun 1939 namun pada saat itu, listrik masih menjadi sebuah kebutuhan tersier hingga akhirnya terkenal kembali pada tahun 1960-an.

Dasar fundamental dari sikat gigi tidak berubah sejak zaman orang Mesir dan Babilonia – pegangan untuk digenggam, dan fitur seperti bulu untuk membersihkan gigi. Sepanjang sejarahnya yang panjang, sikat gigi telah berkembang menjadi alat yang dirancang secara ilmiah dengan menggunakan desain ergonomis modern dan bahan yang aman dan higienis yang menguntungkan kita semua.

Bagikan Ke Teman:
Share:

Tinggalkan Balasan