Catatan Estetika dibalik Proses Pemutihan Gigi

Global Estetik – Semua orang ingin berpenampilan semenarik mungkin, mungkin bagi anda yang bekerja di bidang service atau yang setiap hari harus menemui klien. Pilihan fashion memang menjadi tahap awal untuk tampil menarik tapi ada satu variabel penting yang orang terkadang lupa untuk diberikan perhatian, dan hal itu ialah “penampilan gigi dan mulut”. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di University of Birmingham, “penampilan” dari gigi dan mulut merupakan hal yang paling penting untuk menjaga keberlangsungan hubungan baik itu dalam bisnis ataupun personal. Penampilan yang dimaksud disini berarti menjaga bau yang keluar dari mulut dan yang paling penting ialah bentuk dan warna dari gigi. Karena ketika kita sedang melangsungkan komunikasi verbal kepada pihak lain, mata lawan bicara kita tertuju kepada wajah kita dan secara tidak sadar mereka “mengunci” pandangan pada pergerakan mulut. 

Berbicara mengenai warna dari gigi, kita tidak bisa melepaskan diri dari apa yang kita makan. Diet yang sempurna akan menjadikan gigi yang sempurna, namun terkadang kita membutuhkan sedikit boost dari caffeine dalam bentuk kopi atau minuman bersoda lainnya. Kebiasaan mengkonsumsi minuman seperti kopi, teh, coke dan beberapa yang lain menyebabkan gigi menguning dan kehilangan warna naturalnya. Namun dengan pertolongan teknologi yang semakin mutakhir dalam dunia kesehatan gigi, ada prosedur yang bernama teeth whitening atau proses pemutihan gigi. 

Proses pemutihan gigi adalah proses pengembalian warna natural dari gigi. Seperti warna rambut dan kulit, warna gigi kita juga sedikit banyak berbeda antara satu dan yang lainnya, ada yang memiliki warna dasar gigi yang cemerlang ada juga beberapa yang memiliki gigi  berwarna putih kekuning-kuningan. Warna gigi dapat berubah karna banyak alasan, bisa terjadi karna makanan dan minuman yang kita konsumsi, dapat juga dikarenakan oleh proses penuaan dan kebiasaan merokok. Perubahan pada warna gigi juga dapat berakibat oleh konsumsi antibiotik tertentu atau mungkin pada salah satu gigi anda terdapat celah-celah kecil yang mengakibatkan dapat tertumpuknya noda pada gigi tersebut.

Bleaching adalah proses yang biasanya dilakukan untuk mencerahkan warna gigi. Proses ini dimulai dengan meletakkan semacam gel atau karet pada gusi untuk melindungi gusi dari bahan kimia yang akan digunakan pada proses bleaching. Kemudian, dokter akan menggunakan produk pemutih gigi yang akan dipasangkan ke mulut anda seperti mouthguard. Bahan yang digunakan dalam proses ini biasanya adalah hidrogen peroksida atau karbamid peroksida. Ketika bahan aktif ini pecah, oksigen masuk kedalam enamel gigi sehingga membuat warna gigi menjadi lebih cerah. 

Efek dari proses pemutihan gigi ini diperkirakan bertahan hingga tiga tahun. Namun akan bervariasi dari pada setiap orangnya. Efeknya cenderung tidak bertahan lama jika Anda merokok, makan atau minum produk yang bisa menodai gigi Anda. Mintalah petunjuk dari dokter gigi pilihan anda untuk mendapatkan saran terbaik setelah melewati proses bleaching tersebut. 

 

Bagikan Ke Teman:
Share:

Tinggalkan Balasan