Mengenali Tanda-Tanda Peringatan pada Gigi dan Mulut [Bagian Kedua]

Global Estetik – Banyak permasalahan pada gigi dan mulut dapat diselesaikan dengan beberapa langkah cepat atau dapat dicegah jika terdiagnosa dalam pemeriksaan rutin setiap 6 bulan dan dengan perawatan gigi yang tepat. Tetap menjaga kesehatan gigi tidak hanya akan menghemat waktu dan uang anda, tetapi juga menghindarkan kita dari banyak ketidaknyamanan dan rasa sakit. Banyak orang setuju bahwa perawatan pencegahan seperti pemeriksaan rutin dan perawatan sehari-hari yang tepat adalah tindakan terbaik, namun terkadang kita bisa mengabaikannya dan lupa. Jika Anda tidak menjalani pemeriksaan rutin setiap 6 bulan ke dokter gigi pilihan anda pastikan untuk memulainya dari sekarang dan jangan menunggu hingga anda mulai merasa memiliki masalah pada gigi dan mulut.

Artikel ini merupakan lanjutan artikel pertama kami yang membahas tanda-tanda peringatan pada gigi dan mulut. Artikel ini tidak dapat mengetahui secara pasti apa penyakit atau masalah yang mungkin kamu punya, jadikan bacaan ini untuk menjadi bahan pertimbangan untuk segera menuju dokter gigi pilihanmu untuk mendapatkan hasil diagnosa yang sempurna terhadap kondisi kesehatan gigi dan mulut.

1. Pendarahan dan Gusi Membengkak

Melihat darah di wastafel atau sikat gigi setelah menyikat gigi bisa menjadi tanda penting dan perlu mendapatkan perhatian. Jaringan gusi yang sehat seharusnya tidak berdarah kecuali kamu menyikat gigi terlalu agresif.

Gusi (gingiva) menahan gigi  pada tempatnya. Mereka bertanggung jawab untuk menciptakan penghalang antara akar gigi, saraf, dan pembuluh darah dari makanan dan minuman yang kamu konsumsi. Kamu dapat saja kehilangan beberapa gigi tanpa jaringan gusi yang sehat.

Gusi berdarah atau bengkak dapat mengindikasikan penyakit periodontal atau gusi. Ini menunjukkan bahwa terdapat sejumlah bakteri di mulut yang menyebabkan peradangan pada gusi. Menurut para ahli, separuh dari semua orang dewasa yang berusia lebih tua dari usia 30 tahun memiliki penyakit gusi. Pergilah segera ke klinik dokter yang anda percaya agar kamu dapat memeriksakan jaringan gigi dan gusi guna mendapatkan gambaran kondisi terbaik dari gigi dan gusimu.

2. Terlalu sensitif terhadap dingin dan panas

Apabila kamu baru saja menyelesaikan prosedur perwatan gigi seperti, penambalan lupang atau penambahan crown maka akan wajar apabila kamu merasakan sedikit banyak peningkatan pada sensitivitas pada gigi. Tapi perubahan sensitivitas yang tiba-tiba dan tidak dapat dijelaskan berarti keadaan yang tidak baik sedang menghantui gigi anda, segera hubungi dokter gigi untuk mendapatkan penjelasan yang lebih jelas.

Peningkatan sensitivitas suhu adalah gejala abses gigi, yang merupakan infeksi bakteri pada gigi atau daerah gusi yang tepat berada di sebelah akar gigi. Gejala abses gigi  juga biasanya mengakibatkan gejala tambahan seperti sakit gigi parah, demam, atau pengembungan kelenjar getah bening di bawah rahang atau di leher Anda. Jika Anda  juga mengalami pembengkakan pada wajah segerah menuju perawatan darurat. Jika tidak diobati, infeksi ini bisa menyebar ke seluruh tubuh dan mengancam nyawa. Peningkatan sensitivitas terhadap suhu juga bisa berarti gigi anda memiliki rongga atau penipisan email gigi. Dokter gigi nantinya dapat memberikan perawatan untuk kedua masalah ini.

3. Rahang mengeluarkan suara

Rahang menimbulkan suara merupakan diagnosa yang sulit untuk diketahui, namun beberapa kandidat penyakitnya diantaranya adalah arthritis, TMD dan gingivitis. Pemeriksaan menyeluruh dan mendalam di klinik gigi akan memberikan jawaban akan permasalahan ini. Periksakan segera sebelum permasalahan yang kecil menjadi membesar.

Bagikan Ke Teman:
Share:

Tinggalkan Balasan