Gigi Berlubang 101 [Bagian Terakhir]

Global Estetik – Melanjutkan bagian pertama tentang penjelasan dasar mengenai gigi berlubang yang telah mengcover bagian pendahuluan, pada bagian kedua ini kita akan menjelaskan treatment dan pencegahan gigi berlubang. Mari teruskan membacanya !

Pilihan Treatment untuk Gigi Berlubang

Beritahu segera dokter gigi pilihan anda tentang gejala tidak nyaman seperti sensitivitas gigi atau rasa sakit. Dokter gigi anda dapat mengidentifikasi kerusakan gigi setelah melakukan pemeriksaan terhadap gigi dan mulut anda. Namun, beberapa lubang mungkin tidak terlihat dari pemeriksaan tadi. Jadi, dokter gigi pilihan anda mungkin akan menggunakan sinar-X gigi untuk mencari sember rasa sakit yang anda rasakan.

Pilihan treatment terhadap gigi berlubang tergantung pada tingkat keparahannya. Ada beberapa cara untuk memanage gigi berlubang.

Menambal Gigi
Dokter gigi akan menggunakan bor dan menghilangkan bagian yang busuk dari gigi. Dokter gigi pilihan anda kemudian akan mengisi gigi anda dengan zat seperti perak, emas, atau komposit.

Pemasangan Mahkota/ Crown
Untuk pembusukan yang lebih parah, dokter gigi dapat menempatkan crown sesuai bentuk gigi di atas gigi anda untuk mengganti mahkota aslinya. Dokter gigi nantinya akan membuang bagian gigi yang membusuk sebelum memulai prosedur ini.

Root Canal
Bila kerusakan gigi menyebabkan permasalahan pada saraf, dokter gigi akan melakukan prosedur root canal  untuk menyelamatkan gigi anda. Mereka akan mengeluarkan jaringan saraf, jaringan pembuluh darah, dan area gigi yang membusuk. Dokter gigi  juga akan memeriksa infeksi dan memberikan pengobatana ke akar gigi sesuai kebutuhan. Mereka kemudia akan mengisi gigi, dan terkadang mereka juga akan memasang mahkota di atasnya.

Jika dokter gigi Anda mendeteksi lubang pada gigi di tahap awalnya, perawatan menggunakan fluoride dapat memulihkan enamel gigi anda dan mencegah pembusukan lebih lanjut.

Berurusan dengan Rasa Sakit
Lubang dan kerusakan gigi bisa menjadi penyebab banyak rasa sakit dan ketidaknyamanan. Anda mungkin ingin menemukan cara untuk menenangkan iritasi saat anda menunggu perjalanan untuk bertemu dokter gigi pilihan anda. Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mengatasi ketidaknyamanan secara sementara:

  • Pertahankan rutinitas kebersihan mulut. Terus sikat dan bersihkan semua bagian mulut, termasuk area sensitif.
  • Coba penghilang rasa sakit. Tanyakan kepada dokter apakah Anda bisa menggunakan painkiller.
  • Perhatikan apa yang anda konsumsi, jauhi makanan yang sangat panas atau dingin saat makan atau minum.

Komplikasi dari Gigi Berlubang

Gigi berlubang dapat menyebabkan berbagai komplikasi jika tidak diobati. Ini termasuk:

  • Sakit gigi yang terus menerus berlangsung
  • Abses gigi, yang bisa menjadi terinfeksi dan memicu komplikasi yang mengancam jiwa, seperti infeksi yang memasuki aliran darah atau sepsis.
  • Perkembangan nanah di sekitar gigi yang terinfeksi
  • Risiko yang meningkat untuk patahnya gigi
  • Kesulitan mengunyah makanan

Anda dapat menyebabkan kerusakan pada gigi yang tidak dapat diperbaiki jika anda menunda menemui dokter gigi. Jika telah tiba pada titik ini, satu-satunya cara untuk memperbaiki gigi berlubang adalah dengan mengeluarkan gigi dan menggantinya dengan implan.

Mencegah Datangnya Gigi Berlubang

Gigi berlubang adalah masalah gigi yang umum, namun anda dapat mengurangi risiko gigi berlubang dengan melakukan hal berikut:

  • Sikat gigi minimal dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.
  • Floss setidaknya sekali sehari
  • Makan lebih sedikit makanan bergula dan asam, seperti permen, permen, jus, soda, dan karbohidrat olahan.
  • Batasi ngemil di sela waktu makan.

Makanan berikut dapat membantu melawan kerusakan gigi:

  • Buah dan sayuran kaya serat
  • Makanan kaya kalsium
  • Permen karet tanpa gula xylitol
  • Teh hitam atau hijau tanpa pemanis
  • Air dengan fluorida

Selain itu, jangan lupa mengunjungi dokter gigi setidaknya dua kali setahun untuk membersihkan gigi secara teratur. Hal ini memungkinkan anda mendapatkan perawatan untuk masalah yang ditemukan dokter gigi nantinya, dan ini akan membantu mencegah masalah gigi yang lebih parah di masa depan.

Bagikan Ke Teman:
Share:

Tinggalkan Balasan