Flossing vs Brushing

Global Estetik – Menyikat gigi dan flossing sama-sama merupakan variabel penting untuk kesehatan mulut kita. Flossing dan menyikat gigi tidak benar-benar merupakan persamaan untuk kesehatan gigi yang optimal, keduanya saling melengkapi dan bahu membahu memberikan proteksi bagi kesehatan mulut dan gigi yang prima. Namun, jika anda harus memilihnya, flossing lebih penting jika dilakukan dengan benar.

Tujuan flossing dan menyikat gigi adalah untuk menghilangkan penumpukan plak. Plak terdiri dari koloni aktif bakteri yang merusak, yang pada dasarnya memakan dan kemudian mengeluarkan zat asam pada gigi kita. Menyikat hanya menghilangkan plak dari permukaan depan dan belakang dari gigi kita. Flossing, di sisi lain, memungkinkan kita untuk menghapus plak dari antara gigi dan di bawah gusi. Tempat yang sulit dijangkau ini adalah tempat tinggal mikroorganisme yang paling membawa kerusakan bagi gigi kita. Kegagalan untuk menghilangkan plak dari area ini bisa menyebabkan penyakit gusi, seperti gingivitis atau periodontitis.

Untuk memanfaatkan manfaat flossing sepenuhnya, kita harus terlebih dahulu mempelajari cara yang benar untuk melakukan flossing.

Flossing yang benar melibatkan pembungkus benang itu dalam bentuk ‘c-shape’, dan menutupi sebanyak mungkin luas permukaan gigi mungkin anda. flossing harus menutup sekitar setengah diameter gigi dari masing-masing sudut. Pastikan untuk memindahkan benang flossing ke atas dan ke bawah. Di sepanjang permukaan luar dan di bawah jaringan gusi. Dengan cara ini, benang itu akan membersihkan plak dari permukaan luar dan dalam gigi anda serta yang berada di bawah jaringan gusi.

Sementara menyikat gigi dan flossing mungkin terdengar sederhana, sebuah penelitian terbaru di Clinical Oral Investigations menunjukkan bahwa kebanyakan orang secara signifikan mengabaikan penyikatan permukaan mulut dan tidak cukup dalam menggunakan benang flossing. flossing secara regular juga bisa membantu membatasi perkembangan lubang di gigi, tapi untuk menghasilkan hasil yang sempurna, anda harus membuat kegiatan flossing menjadi sebuah kebiasaan. Menurut British Journal of Health Psychology, flossing gigi yang tepat sangat bergantung pada pemantauan diri dan penggunaannya yang benar.

Kebersihan mulut tidak hanya membantu menjaga agar nafas tetap segar dan gigi serta gusi anda yang tetap sehat, namun juga dapat membantu mencegah penyakit periodontal. Penyakit periodontal apabila dibiarkan dapat menjadi  faktor peningkat risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes. Karena itu, mempraktikkan kebersihan mulut yang baik dapat membantu menjaga lebih dari sekedar mulut sehat namun kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Lain kali Anda meraih sikat gigi anda, ingatlah untuk mencari benang flossing anda juga. Kebiasaan sederhana flossing setidaknya sekali sehari tidak hanya bisa memperbaiki senyum anda, tapi juga kesehatan anda secara keseluruhan. Jangan lupa untuk periksakan kesehatan gigi anda setiap 6 bulan sekali ke dokter gigi pilihan anda.

Bagikan Ke Teman:
Share:

Tinggalkan Balasan