Fakta dan Sejarah Mahkota Gigi Berbahan Emas

Global Estetik – Saat pertama kali bertemu orang, seringkali sesuatu biasanya menonjol. Mungkin gaya rambut mereka atau mungkin warna mata mereka. Atau bisa jadi ciri lain: senyuman mereka. Lautan putih yang bersinar dari mulut seseorang pasti menarik banyak tatapan. Tapi bagaimana kalau seteguk gigi putih itu memiliki bagian kecil emas? Segera anda bisa mengatakan bahwa orang itu memiliki mahkota emas.Tampilan ini menjadi salah satu trend menarik bagi para pemusik.

Apa itu Crown (Mahkota Gigi) ?

Mahkota, yang biasa disebut topi, adalah alat buatan yang ditempatkan di atas gigi yang rusak untuk memperkuatnya dan memperbaiki penampilannya. Dental Crown datang dalam bentuk gigi sehingga sulit untuk membedakannya dengan asumsi mahkota itu dirancang agar sesuai dengan warna gigi yang ada. Setiap mahkota disemen ke gigi yang dibuat untuk dan ditahan di tempat. Mahkota gigi ini hanya bisa dilepas oleh dokter gigi.

Alasan Dibutuhkannya Mahkota Gigi

Dalam beberapa kasus, mahkota diperlukan untuk kesehatan mulut anda. Beberapa yang umum adalah sebagai berikut:

  • Mencegah gigi yang lemah untuk menahan atau mengembalikan gigi yang sudah retak.
  • Sebagai pengganti gigi bila tidak adanya cukup gigi.
  • Untuk melayani sebagai penutup saluran akar, implan gigi atau gigi yang berubah warna.

Mahkota biasanya terbuat dari empat bahan: emas, paduan logam dasar, keramik, atau logam porselin. Dokter gigi pilihan anda akan bisa merekomendasikan jenis mahkota dan mendiskusikan pro dan kontra masing-masing material ini.

Gold Crown

Meski disebut mahkota emas, mereka sebenarnya adalah kombinasi emas, tembaga dan logam lainnya. Selain senyum unik yang pasti akan anda miliki setelah selesai melalui prosedur ini, mahkota gigi emas memberi banyak manfaat positif seperti :

  • Segel yang sempurna untuk mencegah kebocoran dan kerusakan gigi rekuren.
  • Sangat tahan terhadap korosi, fraktur dan keausan karena kekuatannya.
  • Jumlah minimal penghapusan gigi sehat diperlukan karena kekuatan logam.
  • Sangat tahan pakai saat bersentuhan dengan gigi yang berdekatan.
  • Sangat tahan dari patah dan retak.
  • Toleransi biokompatibilitas yang cukup tinggi.
Sejarah Gold Crown

Membangun mahkota dari emas yang berasal dari 4.000 tahun yang lalu di Asia Tenggara, menurut sebuah makalah akademis berjudul “Pekerjaan Emas, Pengarsipan dan Gigi yang Menghitamkan: Modifikasi Gigi di Luzon.” Memodifikasi gigi, baik itu emas, menghitamkan atau mengisi, adalah metode mempercantik keadaan gigi..

Di Luzon, sebuah pulau di Filipina, jejak gigi emas paling awal ditemukan antara abad keempat belas dan kelima belas. Gigi emas juga ditemukan saat orang-orang Spanyol menjajah Filipina pada tahun 1571, meskipun orang-orang Spanyol tidak menyetujui praktik tersebut.

Studi ini menyimpulkan bahwa gigi emas dihasilkan sebagai tanda perbedaan sosial bagi para pemimpin dan kelas penguasa politik di Asia Tenggara. Munculnya gigi emas melambangkan kekayaan, kekuatan dan status. Mereka biasanya ditemukan di mulut para atlet dan musisi ternama saat ini.

Bagikan Ke Teman:
Share:

Tinggalkan Balasan