Berbagai Bahaya jika Tidak Rutin Periksa ke Dokter Gigi

Globalestetik.com – Pada umumnya, para dokter menganjurkan setiap orang untuk mengecek kebersihan gigi dan mulutnya ke dokter gigi. Namun faktanya, tidak semua orang rajin memeriksakan kesehatan gigi dan mulutnya, bahkan beberapa orang seakan memiliki ketakutan tersendiri terhadap suara yang dihasilkan oleh mesin dari alat pemeriksa di dokter gigi. Beberapa orang lainnya datang ke dokter gigi ketika sudah mulai merasakan sakit pada giginya. Namun, tahukah kalian jika  malas merawat gigi dan malas memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ternyata dapat menimbulkan masalah baru. Nah, berikut ini bahaya yang mengancam jika malas memeriksakan kesehatan gigi.

  1. Gigi Berlubang

Munculnya lubang-lubang kecil pada gigi dapat terjadi dalam kurun waktu enam bulan. Lubang tersebut umumnya diakibatkan oleh malasnya sikat gigi sehingga kerusakan pada gigi mulai terjadi secara bertahap dan semakin parah dari waktu ke waktu. Untuk mengetahui seberapa parah kerusakan pada gigi yaitu dengan melakukan pemeriksaan secara teratur. Hal lain yang lebih penting, ternyata melalui lubang-lubang di gigi dapat diketahui jika seseorangg mengalami kanker. Menurut penuturan dokter gigi, Dr. Tariq Idrees, dari Carisbrook Dental Clinic di Manchester, salah satu gejala umum terjadinya kanker leher dan kepala yaitu munculnya lubang pada gigi yang tidak kunjung sembuh selama dua minggu. Oleh karena itu, penting sekali untuk memeriksakan gigi secara rutin selama enam bulan sekali.

  1. Radang dan Pembusukan Gigi

Jika seseorang selama setahun mengabaikan kesehatan gigi dan tidak pernah memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ke dokter, maka masalah gigi berlubang yang diderita oleh seseorang akan semakin parah. Kemungkinan terburuk dengan adanya lubang pada gigi yaitu radang yang diikuti pembusukan pada gigi tersebut. Menurut Dr. Idrees, tidak adanya penanganan dari dokter gigi dalam kurun waktu satu tahun dapat membuat seseorang mengalami peradangan pada gigi dan mulut bahkan membuat potensi pembusukan pada gigi semakin besar.

  1. Gigi Sensitif

Ketika pembusukan pada gigi mulai terjadi, maka gigi juga akan mengalami pengikisan yang membuat gigi menjadi sensitif. Pada tahap ini, lubang-lubang yang ada pada gigi mulai dekat dengan titik saraf gigi, hal itu yang membuat gigi terasa lebih sensitif.

Itulah beberapa bahaya yang dapat terjadi jika malas memeriksakan gigi ke dokter, bahkan tumor jinak pun dapat muncul di mulut yang tidak pernah diperiksakan. Makin parah sakit yang dialami, biasanya akan makin besar pula biaya perawatan yang harus dikeluarkan. Oleh karena itu, sebelum akhirnya semakin besar biaya yang dikeluarkan untuk mengobati masalah pada gigi, maka lebih baik periksakan kesehatan gigi secara rutin.

Bagikan Ke Teman:
Share:

Tinggalkan Balasan