9 Alasan Dibalik Munculnya Sakit Gigi [Bagian Kedua]

Global Estetik – Pada bagian pertama kita telah bagikan beberapa alasan dibalik munculnya rasa sakit gigi. Mulut yang merupakan palang pintu utama masuknya makanan (yang berarti nutrisi) ke dalam tubuh sangat rentan terhadap penyakit, baik yang muncul karena ketidakpedulian atau bisa juga terjadi dikarenakan oleh kurangnya informasi terhadap cara memberi perhatian yang benar terhadap kesehatan gigi dan mulut. Artikel ini hanya menjadi guideline awal untuk pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut. Pastikan untuk mengunjungi dokter gigi pilihan anda untuk mengetahui lebih banyak tentang kesehatan gigi dan mulut.

5. Dental Fraktur atau Patahnya Gigi

Gigi bisa saja retak atau patah dengan berbagai cara, entah dikarenakan oleh jatuh, berolahraga, atau menggigit sesuatu yang keras dan lengket. Jika anda merasa sakit pada gigi yang retak, itu berarti fraktur telah berhasil sampai ke tengah gigi di mana ujung saraf dan bisa menyebabkan rasa sakit yang sangat mengganggu. Kejadian ini mungkin tidak terjadi langsung ketika gigi mulai retak atau rusak, namun bisa berkembang seiring dengan waktu sehingga menimbulkan kerusakan gigi yang makin memburuk. Inilah sebabnya mengapa semua fraktur dan retak harus ditangani oleh dokter gigi anda sesegera mungkin dan sebelum mereka menjadi masalah yang lebih memburuk.

6. Gigi Sensitf [Pada Temperatur]

Apabila anda mengalami sakit gigi yang tajam selama, atau segera setelah makan atau minum sesuatu yang dingin atau panas, ini biasanya terkait dengan sensitivitas gigi. Masalah ini bisa berarti bahwa enamel gigi anda telah aus dan dentin gigi anda (lapisan di mana letak gigitan gigi) terpapar secara berlebihan, atau bisa jadi ini merupakan efek samping dari proses pemutihan gigi  yang baru anda lakukan. Untuk membantu melindungi saraf dan melindungi mereka dari suhu yang ekstrim, cobalah pasta gigi yang dibuat untuk gigi sensitif. Konsultasikan dengan dokter gigi pilihan anda untuk mendapatkan rekomendasi dan pilihan pengobatan lebih lanjut.

7. Penyelarasan Ortodontik

Kawat gigi, retainer, dan sistem penyelarasan gigi lainnya adalah penyebab umum ketidaknyamanan yang timbul pada mulut dan nyeri di antara gigi. Nyeri yang dihasilkan ini biasanya cukup terasat tepat setelah proses penyelarasan ortodontik yang bermaksud mengencangkan atau memindahkan gigi, namun biasanya rasa sakit ini akan  mereda setelah beberapa hari. Jika rasa sakitnya masih sangat tidak nyaman dan bertahan, diskusikan dengan ahli ortodontik anda tentang menyesuaikan kembali media ortodontik tersebut  sehingga tidak mengganggu kehidupan sehari-hari anda.

8. Rusaknya Filling Gigi

Tambalan gigi (dental filling) biasanya adalah komponen yang menutupi lubang, alur, atau patahan pada gigi seringkali melindungi bagian dalam gigi yang rentan. Bila pelindung ini rusak, bagian gigi yang sensitif dapat terkena suhu ekstrim, partikel makanan, dan bakteri. Hal ini bisa mengakibatkan rasa sakit yang menusuk hingga tajam hingga keseluruh bagian mulut. Jika anda memiliki filling atau sealant yang rusak, pastikan untuk segera membuat janji dengan dokter gigi anda  sebelum bagian gigi yang rentan mengalami kerusakan atau pembusukan lebih lanjut.

9. Gigi yang Tidak Sejajar atau Geraham Bungsu yang Tertahan

Gigi yang tidak sejajar bisa menekan gigi yang lain, mendorongnya keluar dari barisan, sehingga menimbulkan rasa sakit dan nyeri. Gigi geraham bungsu yang tumbuh dengan space yang tidak cukup serta gagal menembus garis gusi, juga bisa sangat menyakitkan saat mereka membusuk di bawah gusi dan terkadang mendorong gigi lainnya. Masalah ini harus langsung mendapat perhatian dokter gigi jika belum ditangani. Untuk gigi yang tidak sejajar, solusi ortodontik kemungkinan akan ditawarka, seperti kawat gigi, dan operasi akan diperlukan untuk memperbaiki gigi geraham bungsu yang mengganggu.

Bagikan Ke Teman:
Share:

Tinggalkan Balasan